Mencermati produk suplemen makanan yang irasional.

Februari 28, 2009 at 6:06 am Tinggalkan komentar

Mencermati produk

Suplemen Makanan yang Irasional

Banyak sekali produk-produk Suplemen Makanan ( Food Supplement ) yang irasional, dijual di apotik, toko obat, pasar swalayan, maupun yang dijual langsung melalui sistem pemasaran Multi Level Marketing (MLM), yang di-iklankan di mass media, baik media cetak maupun media elektronik.. Semua produk-produk Suplemen Makanan tersebut menawarkan janji-janji yang pada prinsipnya dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kwalitas hidup konsumennya.

Bila dicermati ternyata banyak suplemen makanan yang sebenarnya relatif tidak diperlukan tubuh, misalnya yang mengandung enzim, protein, asam amino, klorofil, serat, kolin, carnitine, bioflavanoid, PABA ( Para amino benzoic acid ), inositol.

Enzim : merupakan protein yang sangat penting peranannya dalam berbagai reaksi kimia dalam tubuh, konsumsi enzim dari luar akan mengakibatkan enzim tersebut dipecah dalam saluran pencernaan sehingga tidak lagi dapat berfungsi sebagaimana mestinya, oleh karena itu konsumsi suplemen enzim sesungguhnya irasional

Protein & Asam Amino : Suplemen Makanan yang mengandung protein & Asam Amino dikatakan sangat baik bagi pertumbuhan anak, ibu hamil, dan olah-ragawan, hal ini jelas kurang tepat, karena dari bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari, pasti ada yang mengandung protein dan asam amino dengan kadar tertentu, oleh karena itu dalam keadaan normal kebutuhan protein dan asam amino sudah cukup diperoleh dari makanan sehari-hari.

Cholophyll : adalah suatu pigmen warna hijau dari tumbuh-tumbuhan dan sering dikatakan dapat membantu mencegah anemia,alasannya struktur kimia chlorophyll mirip ” haem ” yang merupakan komponen penting pada haemoglobin ( Hb), bedanya dalam ” haem ” terdapat ikatan Fe ( zat besi ) sedang dalam chlorophyll terdapat ikatan Mg ( Magnesium ). Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah Hb tubuh kurang memadai yang ditandai dengan keluhan sering pusing, tampak pucat, dan sebagainya, penyebab anemia tersering adalah kekurangan konsumsi zat besi, oleh karena itu mengkonsumsi chlorophyll dengan tujuan mencegah anemia sebenarnya irasional.

Serat : Mengkonsumsi serat atau dietary fiber memang berguna untuk membantu menurunkan kadar cholesterol darah, memudahkan buang air besar, dan mengurangi resiko terkena kanker usus, namun jumlah serat yang diperlukan untuk mencapai efek tersebut cukup banyak yaitu sekitar 20 – 25 gram per hari. Oleh karena itu tidaklah logis jika mengkonsumsi tablet / kapsul suplemen makanan yang dikatakan mengandung serat, sebab biasanya jumlah serat per tablet / kapsul hanya sekitar 300 mg saja ! Sebaliknya konsumsi serat lebih dari 20 – 25 gram per hari malah beresiko menimbulkan gangguan pencernaan seperti diare, kembung, perut mules, dan menurunkan penyerapan berbagai mineral yang diperlukan tubuh seperti kalsium, fosfor, besi, tembaga, zinc, dan magnesium. Konsumsi serat sebaiknya langsung dari bahan makanan sehari-hari seperti sayur-sayuran, dan buah-buahan dimana terkandung pula banyak vitamin.

Cholin : merupakan komponen aktif lecithin (fosfatidil kolin) yang memang sangat penting bagi ayam / unggas untuk pertumbuhan normalnya, dan terbukti dapat memobilisasi lemak hati pada hewan percobaan ( anjing ). Cholin banyak terdapat dalam bahan makanan sehari-hari seperti kuning telur, jeroan, otak, produk kacang kedelai, gandum, dan kacang tanah. Cholin pada manusia berperan penting dalam membrane sel, sistem urat saraf, dan transport lemak. Oleh karena itu suplemen makanan yang mengandung cholin dikatakan dapat membantu mencegah pikun, menambah kecerdasan, anti-stres, menurunkan kadar lemak tubuh dan mengurangi resiko penyakit jantung, namun sesungguhnya belum pernah dilaporkan adanya penyakit tertentu pada manusia yang berhubungan dengan defisiensi cholin.

Carnitine : dikatakan dapat menambah kekuatan dengan membakar lemak tubuh sekaligus menurunkan kadar lemak dan berat badan. Menurut seorang ahli entomologi Gottfried Fraenkel: Carnitine sangat penting untuk pertumbuhan normal beberapa hewan tertentu seperti cacing ( Tenebrio molitor ), lalat ( Drosophilia ) dan lebah ( Tenebrionidal, Oryzaephilus ). Carnitine banyak terdapat dalam daging, jeroan, kacang-kacangan, susu dan gandum, pada keadaan normal tubuh manusia dapat membentuk cukup banyak carnitine, sehingga sesungguhnya tidak perlu mengkonsumsinya lagi melalui suplemen makanan.

Bioflavanoid : terdiri atas 800 senyawa-senyawa kimia yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan sangat penting bagi pertumbuhan normal serangga tertentu ( jangkrik ). Bioflavanoid pada manusia dikatakan dapat membantu kerja vitamin C sehingga kadang-kadang disebut sebagai Vitamin P. Namun hal itu masih kontroversial dan tidak pernah ditemukan adanya penyakit tertentu sehubungan dengan defisiensi bioflavanoid. Oleh karena itu bioflavanoid bukan termasuk vitamin, dan sebanarnya tidak diperlukan tubuh manusia.

PABA – ( Para Amino Benzoic Acid ) : merupakan cikal bakal pembentukan asam folat bagi bakteri dan penting untuk pertumbuhan normalnya. Asam folat merupakan suatu jenis vitamin yang banyak terdapat dalam sayuran dan buah-buahan, serta sangat diperlukan manusia agar sel-sel tubuh dapat berfungsi normal, namun berbeda dengan bakteri, manusia tidak memiliki kemampuan membentuk asam folat dari PABA. Konsumsi PABA dalam dosis tinggi dikatakan dapat mencegah timbulnya uban atau menghitamkan kembali rambut yang telah putih, bahkan membantu memperbaiki kelainan seksual seperti kemandulan dan impotensi, padahal semuanya ini masih kontroversial, bahkan konsumsi PABA dosis tinggi beresiko menimbulkan gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, dan meningkatkan keasaman darah yang dalam kadar ekstrim dapat berakibat fatal. Oleh karena itu konsumsi PABA sesungguhnya tidak jelas manfaatnya.

Inositol : sering dipercaya sebagai suatu zat yang dapat mencegah kerontokan rambut dan penting untuk pertumbuhan, bahan makanan yang banyak mengandung inositol misalnya sayur, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, daging, dan susu. Manfaat inositol sebenarnya baru terbukti pada beberapa hewan seperti tikus, mencit dan ayam. Konsumsi inositol pada manusia dianggap tidak ada gunanya.

Entry filed under: Suplemen Makanan. Tags: .

Pencemaran Bakteri Pseudomonas cocovenenans dalam Tempeh Bongkrek, toxin sangat berbahaya ! Hati-hati pemakaian cat rambut yang terus menerus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Februari 2009
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: